Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Sosok

Langgam Minimalis Kontemporer Ruang Tinggal Andra Fahreza Ardans

Andra Fahreza Ardans bersama istri
Ruang tamu dengan sofa set bergaya Mediteran
Ruang display produk bernuansa modern klasik
Area ruang kerja dengan dekorasi berbau otomotif
Area dapur & meja makan dengan konsep modern
[block:views=similarterms-block_1]

Rumah sebagai cerminan sang pemilik tidak hanya sebagai gambaran jerih payah penghuninya, namun juga bagaimana rumah tersebut akhirnya menjadi surga dan inspirasi bagi siapapun yang melihatnya. Andra Fahreza Ardans merupakan salah seorang yang berhasil menciptakan suasana tersebut ke dalam hunian pribadinya. Andra yang pernah berkecimpung di dunia balap rally Indonesia di tahun 90an tersebut telah berhasil membangun sebuah hunian bergaya minimalis kontemporer dengan gagah dan berkelas. Kecintaannya pada dunia otomotif dan olahraga sepeda hanyalah sebagian kecil dari hobi beliau yang ditorehkan di beberapa sudut hunian.

Ekspresi Gaya Modern-Industrial Hunian Andri N. de Feraudy

Eskpresi Gaya Modern Industrial Hunian Andri N
Entrance room didominasi instalasi seni dan Ruang utama bernuansa vintage
Sofa set vintage hiasi ruang lantai atas
Area dapur bergaya ala book bar dan Desain minimalis kitchen set
Kamar tidur utama hadirkan nuansa minimalis dengan aksen seni
[block:views=similarterms-block_1]

Gaya bangunan industrial hingga saat ini masih digemari bagi sebagian orang. Banyak tempat-tempat yang mengadopsi konsep ini karena mempunyai desain unik dan menarik. Keunikan gaya bangunan tersebut rupanya juga turut menginspirasi seorang Andri N. de Feraudy dalam merancang dan membangun hunian pribadinya yang beralamat di dusun Yapah, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.

Diceritakan oleh Andri, sapaan akrab pemilik rumah, bahwa awal mula memilih bangunan bergaya semi industrial tersebut tidak lepas dari pengalamannya tinggal selama 24 tahun di luar negeri. “Kurang lebih selama 24 tahun saya tinggal dan bekerja di luar negeri. Saat itu sempat cukup lama juga tinggal di Perancis. Di sana saya begitu mengagumi desain arsitekturnya, yang banyak mengaplikasikan ruang terbuka dengan kaca berukuran besar. Akhirnya ketika saya memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan menetap di sini, saya ingin membangun rumah dengan konsep terbuka seperti itu, dan gaya arsitektur semi industrial inilah yang saya pilih,” papar ibu satu anak tersebut.

Romantisme Elegan Klasik Sentuhan Yohanes Swie Haryanto

desain rumah Romantisme Elegan Klasik
desain rumah Romantisme Elegan Klasik
desain rumah Romantisme Elegan Klasik
desain rumah Romantisme Elegan Klasik
desain rumah Romantisme Elegan Klasik
[block:views=similarterms-block_1]

Desain rumah arsitektur minimalis memang sedang menjadi tren, terutama di lingkungan kaum urban. Semakin mahal dan terbatasnya lahan di tengah kepadatan kota, serta gaya hidup yang semakin praktis, menjadi faktor pemicu semakin digandrunginya desain minimalis. Namun bagi sebagian orang, desain rumah minimalis dianggap terlalu monoton dan sedikit kaku. Oleh karena itu, pilihan untuk mengkombinasikan desain bangunan minimalis dengan beberapa aksen vintage akan menghadirkan kesan tersendiri yang dapat membuat suasana rumah menjadi lebih hangat dan hidup.

Hunian ala Villa Berkontur Alami Sentuhan Klasik Koes Yuliadi

rumah unik
rumah unik
rumah unik
rumah unik
rumah unik
[block:views=similarterms-block_1]

Rumah klasik meskipun terlihat kuno, namun tetap dapat disiasati dan dimodifikasi sehingga menjadi lebih modern dan berkelas. Desain rumah tropis klasik memastikan bahwa rumah menjadi nyaman dihuni di daerah seperti Indonesia. Sirkulasi yang nyaman dan jendela yang luas adalah faktor penting untuk rumah dengan desain ini.

Kental Nuansa Industrial Ruang Ekspresi Hugi Kahyadi

Hugi Kahyadi Putrawan beserta keluarga
Ruang tamu dengan dekorasi furnitur minimalis
Kombinasi bata ekspos perkuat konsep industrial ruang keluarga
Balutan unsur natural pada teras belakang bernuansa klasik
Kamar tidur bernuansa putih dengan unsur kayu
[block:views=similarterms-block_1]

Gaya industrial saat ini tengah menjadi tren, banyak tempat yang menggunakan konsep ini karena menarik dan unik. Gaya ini juga sering diterapkan pada interior kafe dan restoran. Namun seiring perkembangan zaman, gaya industrial menjadi gaya favorit masyarakat untuk diterapkan pada rumah. Seperti diketahui, gaya rumah industrial punya tampilan desain yang jauh dari kata cantik, menawan, dan elegan. Hal inilah yang membuat gaya industrial terlihat unik dan berbeda dengan gaya lainnya. Keunikan gaya bangunan tersebut rupanya juga turut menginspirasi Hugi Kahyadi Putrawan dalam membangun hunian pribadinya yang beralamat di Karang Kepuh, Pandowoharjo, Sleman, Yogyakarta.

Lovely Studio Apartment with Merapi View Ekspresi Cantik Artistik Emi Susanta

Tren hunian dengan konsep terbuka
Tren hunian dengan konsep terbuka
Tren hunian dengan konsep terbuka
Tren hunian dengan konsep terbuka
Tren hunian dengan konsep terbuka
[block:views=similarterms-block_1]

Tren hunian dengan konsep terbuka tanpa sekat semakin digemari. Berbeda dengan konsep konvensional, desain interior apartemen dengan konsep terbuka memungkinkan penghuni melakukan berbagai aktivitas di ruang yang sama. Misalnya saja kegiatan memasak, makan, mengerjakan tugas, menonton televisi, hingga beristirahat dapat dilakukan di satu ruangan. Konsep interior terbuka memungkinkan ruangan berkesan lebih luas. Selain itu, bagi keluarga muda justru akan memudahkan pengawasan terhadap anak-anak. Tata ruang interior terbuka atau open-plan kerap menjadi andalan dalam apartemen mungil atau tipe studio. Keterbatasan lahan menuntut pemanfaatan setiap ruang yang ada secara maksimal.

Cozy Studio Apartment with Merapi View Gaya Maskulin ala Emi Susanta

Emi Susanta
Area balkon kamar dengan view alam nan menajubkan
Tempat tidur yang nyaman
Area kitchen bergaya modern dengan sentuhan kayu
Bathroom bernuansa minimalis dengan fasilitas modern
[block:views=similarterms-block_1]

Kebutuhan akan sebuah hunian di kawasan perkotaan terus meningkat, diiringi dengan berkembangnya jumlah penduduk. Sayangnya hal ini tidak didukung oleh perluasan lahan untuk ketersediaan rumah petak. Untuk itulah apartemen saat ini menjadi salah satu opsi hunian di masa depan yang diminati oleh kaum milenial. Tinggal di apartemen dianggap mendatangkan lebih banyak keuntungan, terutama bagi masyarakat milenial. Tren tinggal di apartemen mulai tumbuh terutama pada kota-kota yang sedang mengembangkan hunian vertikal, tak terkecuali Yogyakarta. Dengan pertimbangan lokasi dan makin sempitnya lahan yang ada di kawasan perkotaan, apartemen jadi solusi tempat tinggal di kota besar.

Adopsi Minimalis – Simple Modern Ekspresi Rumah BenDio

Kolam ikan dengan taman hijau hadirkan nuansa natural area teras
Benedictus Dio Reinaldi bersama istri
Area dapur bernuansa minimalis dengan kitchen set modern
Ruang makan dengan view alam nan sejuk
Kamar tidur utama dengan dominasi unsur kayu bernuansa mewah
[block:views=similarterms-block_1]

Desain rumah arsitektur minimalis memang sedang menjadi tren, terutama di lingkungan kaum urban. Tuntutan keadaan lingkungan tropis, juga perlu disikapi dengan tepat dan dicarikan solusi agar dapat dipadukan dengan desain minimalis. Pada prinsipnya, gaya desain apapun yang dipilih, harus mampu untuk memberikan kenyamanan, fungsi yang optimal dan mengadopsi keadaan alam sekitar. Untuk itu, perpaduan antara gaya arsitektur minimalis dengan konsep rumah tropis dapat menjadi pilihan yang cocok diaplikasikan pada hunian di kawasan beriklim tropis seperti Indonesia.

Impian Sekaligus Ekspresi Seni Joglo Kontemporer Jarot Sujati

Jarot Sujati bersama istri
Impian Sekaligus Ekspresi Seni Joglo Kontemporer Jarot Sujati
Teras depan bergaya klasik dan Ruang tamu berkonsep minimalis
Area belakang sebagai dapur berkonsep semi outdoor didominasi material kayu lawa
Kamar tidur utama bergaya simpel dengan sentuhan unsur kayu
[block:views=similarterms-block_1]

Mereka yang peduli akan kenyamanan saat berada di dalam rumah akan begitu teliti membangun setiap detail sudut rumah. Rumah dianggapnya tak sekedar sebagai tempat berteduh dari hujan dan panas, lebih dari itu. Rumah yang berkualitas akan memiliki nyawa, sehingga mereka yang tinggal di dalamnya akan betah berlama-lama untuk berinteraksi di dalamnya. Hal tersebut yang berusaha diwujudkan oleh seorang Jarot Sujati dalam menterjemahkan hidupnya dalam sebuah landscape hunian bagi keluarganya.

Rumah yang terletak di Jalan Cupuwatu No. 70, Temanggal II, RT.05/RW.02, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta tersebut sedari fasad depan sudah menunjukkan kombinasi dua konsep yang begitu kuat, yaitu konsep klasik dan rumah modern dengan sisi fungsionalnya yang begitu diutamakan. Diceritakan oleh pria yang mempunyai background pendidikan di bidang teknik mesin tersebut, bahwa terdapat cerita menarik dibalik pembangunan rumahnya saat ini. “Jadi dari dulu memang ingin sekali punya rumah Joglo. Namun apabila mengaplikasikan desain asli Joglo ke dalam rumah pribadi jadi kesannya singup dan kurang nyaman untuk ditempati sehari-hari. Akhirnya iseng gambar-gambar sendiri, bangunan Joglo saya kombinasikan dengan tembok dan pintu serta jendela bergaya kolonial hingga akhirnya ketemu desain rumah seperti sekarang. Masih dengan unsur klasik yang kuat namun saya padukan dengan konsep modern agar lebih nyaman ditinggali bersama keluarga,” papar Jarot, sapaan akrabnya.

Representasi Cinta, Cita, dan Rasa Omah Klasik Kolonial Ery Susanto

Ery Riyanto bersama istri
Omah Klasik Kolonial Ery Susanto
Ruang keluarga bergaya minimalis dengan sentuhan tegel motif
Sudut ruang aktivitas sebagai area bersantai dan Limasan sebagai bangunan inti
Balkon lantai atas bernuansa kolonial dengan view alam
[block:views=similarterms-block_1]

Model rumah klasik mungkin sudah jarang ditemukan di era seperti sekarang ini. Bahkan di desa pun juga telah banyak mengaplikasikan desain rumah minimalis maupun rumah modern. Kini desain rumah klasik lebih cenderung dikaitkan dengan ciri bangunan rumah peninggalan masa penjajahan dan dirasa ketinggalan jaman oleh sebagian orang. Namun apabila dicermati lebih dalam, desain rumah klasik tersebut justru mempunyai keunikan serta filosofi tersendiri dalam kehidupan bermasyarakat.

PARTNER
Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain