Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Gerbang

Harapan New Normal, Properti Klaten Makin Bersinar – bagian 1

Taman Anggrek Trunuh tipe 45-spesial hook
Perspektif rumah tipe 60 Ambara Citra
Perspektif rumah tipe 45 Graha Mulya Ketandan Klaten
Rumah tipe 50 Nayara Citra
[block:views=similarterms-block_1]

Industri properti menjadi salah satu lokomotif untuk perkembangan ekonomi di suatu daerah, khususnya sektor ekonomi riil. Jika properti tumbuh maka akan banyak sektor ekonomi terkait akan ikut berkembang. Hampir di berbagai daerah telah mengalami pertumbuhan properti ke arah yang lebih positif, Klaten menjadi salah satu yang cukup signifikan berkembang.

Harapan New Normal, Properti Klaten Makin Bersinar – bagian 2

Perspektif kawasan hunian tipe 45, Bale Luhur @Pluneng Klaten
Perspektif kawasan hunian tipe 45, perumahan Suvarna Raja Klaten
Perspektif rumah tipe 30 Taman Melati Kurung Klaten
[block:views=similarterms-block_1]

Bale Luhur @Pluneng Klaten menghadirkan konsep kawasan hunian yang terintegrasi dengan commercial area. Lokasi yang sangat strategis menjadikan nilai investasi yang tinggi sekaligus mampu mewujudkan kenyamanan hidup penghuninya. Perumahan garapan PT Mutiara Karya Properti mulai di pasarkan pertengahan tahun 2019 lalu. Developer PT Mutiara Karya Properti sendiri mempunyai latar belakang pengalaman yang telah bertahun-tahun menggeluti usaha pengembangan perumahan dan pertokoan yang telah melakukan pembangunan beberapa lokasi ternama di dalam maupun di luar Jogja.

Kelas Premium Jogja Terbukti Ada Transaksi Saat Pandemi – bagian 1

Grand Tlogoadi tahap 2, tipe 100 (hook)
Pondok Permai Palagan 3, tipe Special-Hook
Kawasan hunian Bale Mulia tahap 3, tipe Swarna (hook) dan tipe Kirana
Perspektif tipe New Derry, cluster Abelia perumahan Green Hills Residence
[block:views=similarterms-block_1]

Bisnis properti di masa pandemi covid-19 mendapat tantangan yang sangat berat. Di awal masa pandemi, tak dipungkiri banyak developer yang di landa kepanikan dengan situasi force majeur yang belum terjadi sebelumnya. Namun, dengan segala daya dan upaya yang terus dilakukan, muncul kreatifitas dengan berbagai solusinya. Nada optimis mulai terdengar dari kalangan developer untuk semakin semangat dan yakin melewati kondisi pandemi.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa kebutuhan akan rumah tinggal merupakan kebutuhan primer manusia. Cepat atau lambat setiap manusia akan mengambil keputusan besar untuk memilikinya. Klasifikasi pasar, baik segmen middle low, middle, maupun middle up tetap terjadi transaksi pembelian properti. Ini menjadi bukti bahwa nilai aset properti mampu bertahan di kondisi paling tidak ideal sekalipun, seperti pandemi covid-19 ini.
Di edisi Juli 2020 ini, diberikan beberapa referensi lokasi perumahan dengan pasar konsumen kelas premium yang harga unit rumahnya mulai kisaran 1,5 Miliaran ke atas, yang terbukti masih terjadi transaksi properti di periode masa pandemi covid-19 ini, mulai Maret 2020 sampai hari ini.

Kelas Premium Jogja Terbukti Ada Transaksi Saat Pandemi – bagian 2

Deretan hunian tipe 125, Pesona Residence
Hunian tipe 98-hook, Kuantan Regency Kadipiro
Hunian tipe New Jasmine, Laguna Spring Resort
[block:views=similarterms-block_1]

Pesona Residence menjadi pilihan bagi mereka yang mencari hunian bergaya modern minimalis dengan lokasi di pusat kota Jogja dengan akses yang sangat baik. Berada di poros koneksi Jalan Magelang - Jalan AM. Sangaji, atau persis di sisi Barat Hotel Tentrem. “Lokasi yang kami hadirkan sangat strategis karena berada di tengah kota yang ditunjang dengan berbagai fasilitas, sarana dan prasarana umum sehingga memudahkan fleksibilitas dan aktifitas seluruh penghuninya. Pesona Residence menawarkan kawasan perumahan dengan 25 unit rumah tinggal berkonsep 2 lantai yang berada di lahan seluas 5600 m².

Properti Middle Up Jogja Optimis Recovery Dari Pandemi – bagian 1

Progress pembangunan rumah tipe 50, Paragon Village
Progress pembangunan rumah tipe 50, Pondok Permai Palagan 4
Progress pembangunan kawasan Kuantan Regency Kwarasan
[block:views=similarterms-block_1]

Dampak pandemi saat ini juga membuat banyak transaksi properti tidak sesuai rencana. Ada yang membatalkan, dan tak sedikit yang melakukan penundaan keputusan pembelian rumah hingga situasi lebih kondusif. Momen Ramadan, Idul Fitri, dan Liburan Sekolah yang diharapkan terjadi peningkatan penjualan oleh developer. Respon pasar properti secara umum masih wait and see .

Namun, masih terdapat fakta yang masih melegakan yakni masih adanya transaksi jual beli properti, disebabkan beberapa faktor, yakni kebutuhan akan rumah tinggal dan konsumen sudah saving dana sebelum masa pandemi. Developer masih menahan harganya. Ini memotivasi konsumen, sebab adanya kemudahan negosiasi serta banyak promo discount.

Properti Middle Up Jogja Optimis Recovery Dari Pandemi – bagian 2

Perspektif rumah tipe 91-hook, Griya Kuantan Amarta
Opsi rumah tipe 72 dan tipe 130 (2 lantai), Lembayung Residence
Kawasan rumah tipe 47, Ghara Jingga Residence
[block:views=similarterms-block_1]

Griya Kuantan Amarta menjadi mahakarya terbaru dari Merapi Arsita Graha. Walaupun di awal tahun 2020 ini pasar properti Jogjakarta cukup diuji oleh pandemi virus Covid-19 yang melanda hampir seluruh belahan dunia. Namun di tengah kondisi yang tidak menentu tersebut, Merapi Arsita Graha cukup optimis dengan kembali meluncurkan produk perumahan terbarunya ini. Kawasan Griya Kuantan Amarta ini terletak di lokasi yang sangat strategis di tengah kota Jogja, atau lebih tepatnya di Jalan Wates Km. 3, Jogjakarta yang sangat dekat dengan berbagai sarana pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Marketing Manager Merapi Arsita Graha, Adoram Arthanto, ST, mengatakan pihaknya cukup senang dengan penjualan produk perumahan terbaru tersebut. “Dari total 46 unit rumah yang kami tawarkan sejak bulan Maret 2020, dalam kurun waktu penjualan sekitar 3 bulan kami sudah berhasil menjual 5 unit. Apalagi mengingat kondisi saat ini yang sangat tidak menentu dan tentu saja berimbas pada sektor penjualan properti. Namun untuk Jogja sendiri, pasar masih stabil dan respon masyarakat cukup bagus,” ungkapnya.

Properti 300 - 700 Jutaan Percaya Diri Di Masa Pandemi-bagian 1

Rumah ready stock tipe 67 Griya Purwo Indah
Perspektif tipe 60 Mukti Sukoharjo
Rumah tipe 45 Orizya Village Sedayu
Rumah tipe 36 Orizya Estate Sedayu
[block:views=similarterms-block_1]

Adanya pandemi Covid-19 mengakibatkan terganggunya hampir semua industri bisnis dari berbagai sektor, dan merubah perilaku masyarakat dunia di semua kalangan, termasuk dunia bisnis properti. Developer masih punya harapan di tengah pandemi Covid-19. Developer masih meyakini pasar properti middle low dan middle class tidak terlalu signifikan terdampak wabah Covid-19 ini. Situasi ini bisa menjadi peluang bagi developer untuk tak patah semangat dan percaya diri.

Ada beberapa langkah strategi pemasaran properti ditengah pandemi, diantaranya adalah para pelaku industri properti tetap bisa aktif menjalankan bisnis propertinya. Optimalisasi peluang dari kemajuan teknologi menjadi salah satu solusi.

Properti 300 - 700 Jutaan Percaya Diri Di Masa Pandemi-bagian 2

Kawasan rumah tipe 56-hook, area blok F,  Royal Sedayu Residence
Perspektif kawasan rumah tipe 45 & 50 perumahan Arya Green Kalasan
Tipe 50 Mukti Sendangtirto Residence
[block:views=similarterms-block_1]

Royal Sedayu Residence menunjukkan progress pembangunan kawasan yang signifikan. PT Utama Jaya Mekar terus berbenah untuk menghadirkan kawasan yang nyaman, aman, eksklusif, prestisius, serta bernilai investasi tinggi. Keunggulan utamanya terletak di lokasi yang berada di tepi Jalan Provinsi Jogja – Wates km. 12 Argorejo Sedayu Bantul, yang notabene menjadi jalur utama menuju magnet terbaru DIY, yakni keberadaan dan telah resmi beroperasinya Bandara baru Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo per akhir Maret 2020 lalu. Menawarkan aksesibilitas yang baik untuk menjangkau berbagai sarana pembangkit lingkungan, seperti sangat dekat dengan Universitas Mercubuana Yogyakarta, 8 menit dari kampus Terpadu UMY, 5 menit dari Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping, dan ke depan akan sangat dekat dengan infrastrktur baru yakni akses Jogja Outer Ringroad, rencana kawasan Kampus Baru UKDW di wilayah Sedayu, serta tak jauh dari Kampus UIN Terpadu di Pajangan.

Jogja memiliki magnet luar biasa dari sisi bisnis properti skala nasional. Semakin berkibar dengan predikat kota pendidikan, kota budaya, dan kota wisatanya. “Secara posisi lokasi, perumahan kami ini berada di tengah antara 2 milik DIY, yakni Bandara YIA serta Bandara Adisutjipto yang memiliki waktu tempuh sama yakni sekitar 45 menit dan 20 menit saja dengan titik nol atau pusat kota Jogja. Di yakini area kami akan tumbuh pesat seiring dengan pertumbuhan perekonomian wilayah Sedayu dan Kulon Progo dan dukungan infrastruktur transportasi maupun sarana pendidikan yang menjadi trigger utama perkembangan menuju area sub urban Jogjakarta,” terang Welly Luxza Pradana, Direktur PT Utama Jaya Mekar saat ditemui di lokasi perumahan. Secara umum pasar properti Jogja yang masih banyak demand-nya adalah dengan harga di kisaran 500 - 800 jutaan atau pasar middle.

Perumahan Murah & Terjangkau Jogja Selatan 2020 – bagian 1

Model rumah tipe 36, Permata Bangunjiwo Regency
Rumah 45 Puri Nirwana Pajangan
Perspektif kawasan rumah tipe 30 dan 36, Ndalem Cipto Wijoyo
Kawasan rumah murah subsidi tipe 30, Griya Sedayu Selaras
[block:views=similarterms-block_1]

Kebutuhan rumah murah bersubsidi dan rumah terjangkau di Jogjakarta masih sangat besar potensinya. Dengan pengertian rumah subsidi memiliki harga 150 juta dan rumah komersial terjangkau dengan rate mulai 200 – 390 jutaan, masih bisa di serap oleh pasar lokal Jogja khususnya. Seiring dengan makin sulitnya mendapatkan lahan dengan harga murah untuk di konversi menjadi rumah khususnya di wilayah Sleman, memaksa para developer menggeser area geografisnya menuju sisi paling dekat dengan kota Jogja, yakni sisi Selatan, yang sebagian besar berada di wilayah administrasi Kabupaten Bantul, seperti di Kecamatan Kasihan, Sedayu, Pajangan, Pleret, dan Jetis.

Untuk mewujudkan rumah murah, baik subsidi maupun rumah komersial terjangkau, ada sejumlah tantangan, mulai dari harga tanah di DIY yang tinggi, hingga lahan yang terbatas peruntukannya untuk bisa dikembangkan menjadi wilayah area pemukiman dan perumahan.

Perumahan Murah & Terjangkau Jogja Selatan 2020 – bagian 2

Perspektif kawasan rumah tipe 30 Prasada Green VIllage
Perspektif rumah tipe 30 Cluster Triwidadi
Rumah standar tipe 30 Arthaka Village
Perspektif sket tipe 30 Grahatama Hills
Rumah standar tipe 30 perumahan Griya Argatama
[block:views=similarterms-block_1]

Prasada Green Village dan Cluster Triwidadi menjadi beberapa pilihan kawasan rumah murah bersubsidi terbaru yang hadir di area kecamatan Sedayu dan Pajangan Kabupaten Bantul. “Prasada Green Village berada di dusun Kepuhan, Argorejo Sedayu. Terhubung dengan poros Jalan Raya Wates Km. 11 serta jalur alternatif Sedayu – Srandakan menuju Bandara Yogyakarta International Airport Kulon Progo,” papar Suci Puryani Dewi, selaku Direktur PT Cita Prasada Mulia. Sedangkan Cluster Triwidadi berlokasi di Jalan Lereng Wisata, Dusun Guwo, Triwidadi, Pajangan.

“Kami akan hadirkan 201 unit rumah dan saat ini kami sediakan tipe standarnya dengan luas bangunan 30 m² dengan lahan 60 m², yang dijual di angka 150 jutaan. Prasada Green Village mendapatkan respon positif dari calon konsumen, khususnya konsumen lokal Jogja baik wiraswasta, pegawai swasta, dan tentu saja para PNS,” paparnya.

PARTNER
Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain