Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


KOLABORASI KLASIK NAN ALAMI Menu Lawas Racikan Warung Kopi S'marangan

    Waroeng Kopi S’marangan
    Area coffee bar dengan unsur bata ekspos
    Kursi rotan lawas perkuat kesan klasik
    Area makan dengan furnitur kayu bergaya vintage
    Aneka Menu Warung Kopi S'marangan

    Yogyakarta sebagai salah satu kota tujuan favorit para wisatawan baik lokal maupun internasional. Hal tersebut tentu saja merupakan peluang bagi penggiat bisnis kuliner yang tidak dapat dilewatkan untuk membuka tempat makan dengan konsep menarik di kota ini. Kota yang terkenal dengan kebudayaannya ini pun tidak pernah habisnya menyajikan beragam kuliner unik dan menarik. Dari satu sudut kota ke sudut lainnya, dari jenis makanan satu ke makanan lainnya, dan dari jenis minuman satu hingga jenis minuman lainnya. Namun, tentu tidak semua menu yang baru dan unik menjadi daya tarik. Selalu ada kesan tersendiri untuk menjadi daya tarik yang kuat agar para pengunjung ingin datang dan singgah. Kreatifitas serta jatidiri sebuah rumah makan akan menjadi kekuatan dalam menjual konsep serta menu kuliner yang akan ditawarkan.

    Menawarkan kesederhanaan khas Jawa yang menyatu dalam nuansa persawahan, kesejukannya yang akan menghantarkan Anda bersama keluarga ataupun sahabat dalam obrolan yang mendamaikan sanubari. Menikmati suara daun padi yang tertiup semilir angin semakin menambah nikmatnya bersantap. Semua itu dapat dirasakan di Warung Kopi S'marangan yang terletak di Jalan Godean Km. 8, Semarangan, Sidokarto, Godean, Sleman, Yogyakarta. Warung Kopi S'marangan resmi dibuka pada Oktober 2018 dengan mengusung konsep perpaduan antara Jawa klasik dan nuansa alam. Menempati lahan seluas kurang lebih 1980 m² dengan bentuknya yang memanjang, Warung Kopi S'marangan ini memiliki keunikan dari sisi arsitekturnya. Resto ini berusaha menyuguhkan sebuah konsep tempat makan dengan perpaduan alam dan karya seni di dalamnya. Tempat makan ini didominasi bangunan bergaya limasan dan Joglo Jawa. Sentuhan karya seni dapat langsung terlihat di bagian depan, sebuah gong gamelan nampak terpampang di pintu masuk bangunan Pendopo depan yang seakan menyambut setiap tamu yang datang.

    Diceritakan oleh owner, Marinda Pratisa, bahwa awal mula berdirinya Warung Kopi S'marangan tersebut berawal dari hobinya berwisata kuliner mengunjungi tempat-tempat makan bersama keluarga. “Dulu awalnya punya ide mendirikan resto seperti ini karena sering wisata kulineran bersama saudara dan keluarga. Dari situ saya jadi sering melihat konsep resto yang beragam dan punya keunikannya sendiri. Akhirnya memilih konsep Jawa klasik seperti ini karena segmen pasarnya bisa lebih luas, mulai dari anak-anak hingga kakek dan nenek dapat menikmati suasana tempat yang seperti ini. Lalu untuk penamaan Warung Kopi S'marangan sendiri karena memang lokasi resto yang berada di dusun Semarangan,” ujarnya.

    Memasuki area Pendopo depan, nuansa klasik terasa begitu kental dengan dominasi furnitur berbahan kayu layaknya furnitur rumah Jawa jaman dahulu berpadu dengan lantai tegel polos berwarna krem. Pada tengah area Pendopo terdapat sebuah meja dan kursi makan dengan bentuk yang cukup unik berbahan kayu solid. Lampu kuno khas rumah Jawa tergantung di atas meja kayu tersebut, memperkuat nuansa klasik yang diusung. Pada beberapa sisi area Pendopo juga di sediakan meja makan dengan kursi rotan antik yang sangat khas. Iringan musik-musik bertema Jawa semakin menambah syahdu suasana sembari menyantap hidangan yang ada.

    Melangkah lebih ke dalam, sepasang patung pakdhe dan mbokdhe dengan penampilan khas Jawa akan menyambut pengunjung sebelum menuju area lebih dalam dari Warung Kopi S'marangan. Sebuah jembatan kayu kecil di atas kolam ikan menjadi jalan menuju Pendopo dua yang juga difungsikan untuk coffee bar dan open kitchen. Atap jembatan berbahan kayu bergaya limasan berpadu dengan beberapa tanaman hias nampak menjadi hal yang mempercantik dekorasi di dalamnya. Pendopo dua selain digunakan untuk area makan, juga sebagai area fungsional resto. Pada sisi kiri area Pendopo dua terdapat sebuah coffee bar tempat para barista meracik kopi-kopi nikmat yang dipesan para tamu. “Walaupun konsep kami bukan coffee shop, namun kualitas kopi yang kami sajikan di sini berani diadu dengan beberapa coffee shop ternama yang telah ada sebelumnya. Karena kami memakai biji kopi kualitas baik dengan beberapa varian yang cukup lengkap. Tentunya dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan coffee shop modern yang ada saat ini,” ungkap Tisa, sapaan akrab owner.

    Pada sisi kanan area Pendopo dua, terdapat sebuah meja kayu solid berukuran cukup besar yang di atasnya terdapat beberapa kendil gerabah berisi bermacam jenis menu makanan, mulai dari sayur hingga lauk pauk dengan konsep prasmanan. Tepat di belakang meja prasmanan terdapat sebuah dapur berkonsep open kitchen. Terdapat juga sebuah gerobak yang juga difungsikan untuk menaruh menu makanan prasmanan yang menimbulkan kesan klasik di dalamnya. Untuk penyajian nasinya juga unik dengan disajikan di atas sebuah dandang tembaga kuno lengkap dengan kukusan bambu yang semakin memperkuat konsep Jawa klasik. “Untuk dapur kami menerapkan konsep dapur terbuka sehingga tamu yang datang juga dapat melihat langsung proses memasak hidangan di sini. Untuk penyajian menu prasmanan juga kami buat se-klasik mungkin, dengan perabotan bertema lawasan juga,” ujar Tisa.

    Di area belakang juga terdapat sebuah pendopo dengan konsep klasik yang tetap dipertahankan pada sisi dekorasi dan furnitur di dalamnya. Pada salah satu sudut ruangannya terdapat sebuah spot untuk berfoto dengan background dinding batu bata ekspos lengkap dengan pintu lawasan dan sebuah lesung bernuansa tradisional. Di belakang pendopo tersebut, terdapat sebuah area outdoor yang tidak begitu luas namun cukup nyaman dan sejuk untuk bersantai sembari menikmati hidangan. Nuansa natural semakin terasa dengan adanya sebuah kolam ikan pada area terbuka ini. Dilengkapi dengan beberapa table set yang dapat digunakan sebagai area makan serta fasilitas mushola dan toilet yang menjamin kenyamanan bagi pegunjung.

    Menu hidangan yang ditawarkan resto yang beroperasi mulai pukul 10.00 – 22.00 tersebut juga terbilang unik. Warung Kopi S'marangan menawarkan beberapa menu rumahan tradisional secara prasmanan seperti sayur lodeh, brongkos, sop, sayur asem, pindang balado, mangut lele, oseng-oseng, tahu tempe bacem, ayam goreng atau bakar, garang asem lengkap dengan kerupuk dan sambal. Di luar menu tersebut, resto ini juga memberikan pilihan menu ala carte, bakmi godog, bakmi goreng, nasi goreng, pisang goreng, tahu isi, mendoan, singkong goreng, dan aneka jenis kopi dari berbagai daerah di Nusantara serta minuman tradisional lainnya. “Kami sengaja ingin memberikan aneka pilihan hidangan bagi semua segmen. Bagi kakek dan nenek yang kangen dengan menu rumahan jaman dulu, dapat memesan berbagai menu sayur yang kami sediakan. Untuk kalangan muda, dapat memesan aneka hidangan camilan dan beberapa olahan minuman yang bervariasi. Lalu bagi pecinta kopi, kami pun juga menyediakan berbagai macam pilihan kopi dari berbagai daerah di Indonesia yang tentunya memiliki kualitas terbaik,” pungkas Tisa mengakhiri perbincangan. Farhan-red

    Waroeng Kopi S’marangan
    Jl. Godean Km. 8, Semarangan,
    Sidokarto, Godean, Sleman, Yogyakarta
    Telp.: 0817466991 / 088902878961
    IG : warungkopismarangan
    FB : warung s'marangan

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain