Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Dispensasi IMB Sleman 2020 Bebas Retribusi & Denda

    Dispensasi IMB Sleman 2020 Bebas Retribusi & Denda
    Contoh gambar tapak sederhana
    Riyanto, ST. M.Si

    Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Peraturan Bupati (Perbup) Sleman Nomor 9 Tahun 2020 kembali memberikan dispensasi atau kemudahan dalam pengurusan dan pembuatan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di wilayah Sleman. Adapun Dispensasi dalam pengurusan IMB ini sebelumnya tertuang dalam Perbup No. 14 tahun 2018, kemudian dikeluarkan lagi Perbup Sleman Nomor 7 Tahun 2019.

    Menurut Riyanto, ST. M.Si selaku Kepala Bidang Ijin Pemanfatan Ruang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (DPMPPT) Sleman , dengan dikeluarkannya Perbup yang terbaru ini bertujuan meningkatkan kepemilikan IMB untuk rumah-rumah tinggal di Kabupaten Sleman. Dalam peraturan terbaru terkait IMB ini memiliki sejumlah peraturan baru yang memudahkan dan lebih meringankan sekaligus menyederhanakan syarat pengajuan dalam proses pengajuan kepemilikan IMB.

    “Sebelumnya, mengacu pada Perbup sebelumnya yang dikeluarkan di tahun 2018 dan 2019 lalu, terdapat beberapa batasan umur bangunan dan syarat individu masyarakat dan luasan bangunan, kali ini terdapat penambahan yang bermuara pada kemudahan. Sehingga masyarakat bisa menggunakan kesempatan program ini, untuk segera melengkapi legalitas bangunan rumah dan sejenisnya,” terang Riyanto saat ditemui di kantornya.

    Beberapa kemudahan itu yakni dispensasi IMB diberikan kepada rumah tinggal yang sudah berdiri sampai dengan tahun 2015. Adapun dalam peraturan perubahan sebelumnya, ketentuan dispensasi hanya diberikan kepada rumah tinggal yang sudah berdiri sampai dengan tahun 2011. "Artinya, ada perpanjangan dispensasi penambahan sebanyak 5 tahun," imbuhnya. Selain itu, ia juga menjelaskan dispensasi IMB juga diberlakukan bagi penerima bantuan rehab rumah tidak layak huni sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

    Ketentuan dispensasi IMB juga diberikan terhadap bangunan hunian dan mempunyai fungsi ikutan lainnya misalnya untuk fungsi rumah beserta warung atau toko tunggal dan rumah beserta bangunan yang berfungsi sebagai kantor tunggal atau ruang usaha lainnya dengan keluasan tidak lebih dari 100 m², yang sebelumnya hanya dibatasi luasan 50 m² saja . Untuk bangunan rumah tinggal beserta dengan fungsi sebagai pemondokan (kost) yang sebelumnya dibatasi 5 kamar kost, sekarang diberikan penambahan dengan jumlah kamar kurang sampai dengan 10 kamar. Dan untuk luas bangunan total yang bisa di daftarkan dalam program ini, yang sebelumnya maksimal 300 m², sekarang diberikan keleluasan menjadi maksimal 400 m². Untuk model bangunan rumahnya dilayani untuk 1 lantai maupun 2 lantai, sepanjang masih memenuhi syarat luasan yang ditentukan.

    Namun demikian, Riyanto menjelaskan bahwa “Dispensasi IMB tidak dapat diberikan apabila bangunan berada di kawasan rawan bencana dan tidak sesuai dengan tata ruang. Selain itu, bangunan dan tanah sedang dalam sengketa juga tidak masuk dalam ketentuan dispensasi IMB. Dispensasi juga tidak bisa diberikan apabila keberadaan bangunan dan tanah dapat menimbulkan gangguan keamanan lalu lintas, rawan konflik sosial, dan pencemaran lingkungan. Masyarakat tinggal membawa Sertipikat tanahnya disertai gambar tapak sederhana bangunannya, tanpa harus disertai gambar kerja denah maupun layout bangunan. Perlu diingat untuk Sertipikat tanahnya harus sudah berstatus sebagai Sertipikat tanah pekarangan, " jelasnya. Dengan adanya regulasi terbaru ini, masyarakat Sleman bisa memanfaatkannya dengan optimal. Perbup No. 9 Tahun 2020 ini berlaku sejak diundangkan yaitu 2 Maret 2020 hingga diterbitkan peraturan kembali terkait IMB. “Dispensasi ini berlaku hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Artinya, jika tidak ada perbup baru, maka kemudahan ini masih tetap dijalankan,” tegasnya.

    Melalui Perbup No.9 Tahun 2020 ini, diharapkan jumlah rumah yang memiliki IMB terus bertambah dari kisaran 35 % mampu ditingkatkan menjadi 50 % nantinya pada tahun 2021. Pihak DPMPPT di awal sosialisasi Perbup ini. sudah melakukan usaha jemput bola ke berbagai wilayah Sleman. “Respon masyarakat cukup antusias, dan kami juga menerima layanan secara kolektif sampai langsung 20 berkas dari beberapa perkumpulan warga, untuk mempercepat proses segera terbitnya IMB-nya. Untuk proses IMB Dispensasi ini kami targetkan bisa memenuhinya dalam 10 hari kerja,” lanjut Riyanto.

    Namun, karena kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini, serapan masyarakat terhadap regulasi Dispensasi IMB ini memang jadi tidak optimal. “Rata-rata per hari masih di angka 5 – 10 pengajuan berkas pengurusan Dispensasi IMB ini. Namun kami tetap membuka layanan via online maupun layanan daring yang disediakan oleh DPMPPT Sleman. Kami juga akan sosialisasi ke beberapa titik perumahan, khususnya perumahan selesai dibangun unit rumahnya maksimal di tahun 2015. Misalnya dalam satu pekarangan terdapat 3 unit bangunan terpisah, sepanjang memenuhi syarat bahwa ketiga bangunan tersebut total luas bangunannya maksimal 400 m², ketiga bangunan rumah tersebut bisa diterbitkan 3 IMB. Jadi, sekarang masyarakat tinggal menyediakan syaratnya, yakni KTP + Sertipikat + Gambar Tapak Denah Sederhana rumahnya. Dan yang sangat menarik dan menguntungkan ialah program Dispensasi IMB 2020 ini tidak dikenai biaya retribusi dan denda apa pun,” pungkas Riyanto, ST. M.Si.n Wahyu Pras-red

    Dinas Penanaman Modal dan
    Pelayanan Perizinan Terpadu (DPMPPT)
    Kabupaten Sleman

    Jalan Magelang, Beran Lor,Tridadi,
    Sleman Yogyakarta 55511

    Telp (0274) 865473,
    868405 PST 1175 -- Fax (0274) 868945
    www.dpmppt.slemankab.go.id

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain