Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Adopsi Minimalis – Simple Modern Ekspresi Rumah BenDio

    Kolam ikan dengan taman hijau hadirkan nuansa natural area teras
    Benedictus Dio Reinaldi bersama istri
    Area dapur bernuansa minimalis dengan kitchen set modern
    Ruang makan dengan view alam nan sejuk
    Kamar tidur utama dengan dominasi unsur kayu bernuansa mewah

    Desain rumah arsitektur minimalis memang sedang menjadi tren, terutama di lingkungan kaum urban. Tuntutan keadaan lingkungan tropis, juga perlu disikapi dengan tepat dan dicarikan solusi agar dapat dipadukan dengan desain minimalis. Pada prinsipnya, gaya desain apapun yang dipilih, harus mampu untuk memberikan kenyamanan, fungsi yang optimal dan mengadopsi keadaan alam sekitar. Untuk itu, perpaduan antara gaya arsitektur minimalis dengan konsep rumah tropis dapat menjadi pilihan yang cocok diaplikasikan pada hunian di kawasan beriklim tropis seperti Indonesia.

    Hal tersebut yang menginspirasi Benedictus Dio Reinaldi dalam menentukan desain hunian bagi keluarganya. Sejatinya pembangunan rumah yang beralamat di daerah Plemburan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta tersebut memiliki cerita yang cukup panjang pada saat pencarian lahannya. “Jadi dulu saya ditawari lahan ini oleh teman. Setelah saya lihat ternyata berada di bantaran sungai dan kontur tanahnya juga curam. Awalnya saya tidak tertarik karena belum punya ide akan dijadikan model rumah seperti apa kalau saya membeli tanah tersebut. Namun setelah melihat rumah yang berada di sebelah lahan tersebut, ternyata kok jadinya bagus juga dengan memanfaatkan kontur tanah alaminya. Akhirnya saya memutuskan untuk membeli tanah tersebut dan membangun rumah untuk keluarga hingga jadi seperti sekarang ini,” cerita Dio, sapaan akrabnya.

    Konsep rumah tiga lantai yang berdiri di atas lahan seluas 209 m² tersebut sengaja mengusung desain bergaya simple modern yang kental dengan memaksimalkan pencahayaan dan juga sirkulasi udara yang alami. Penggunaan unsur kaca berukuran besar di beberapa bagian menghadirkan nuansa minimalis modern yang simpel namun fungsional, serta penambahan beberapa aksen roster berkelir hitam pada dinding fasad memberikan kesan elegan nan gagah pada bangunan tersebut. Unsur hijau sedikit ditampilkan pada sisi samping area carport agar tampilan rumah tidak terkesan kaku. “Secara fasad memang sengaja dibuat lebih simpel dengan tidak banyak ornamen-ornamen di dalamnya. Konsep minimalis modernnya mungkin bisa dilihat dari bentuk keseluruhan bangunan serta aksen pada fasad depannya, kemudian saya juga memasukkan unsur natural yang didapat dari taman depan dan beberapa pohon perindang di sudut pagar rumah. Kebetulan lokasinya berada di tepi aliran sungai jadi suasananya masih cukup karena banyak pepohonan,” papar pria yang mempunyai hobi bersepeda tersebut.

    Memasuki rumah 3 lantai dengan luas bangunan 250 m² tersebut, terdapat sebuah area teras yang letaknya justru berada agak di bagian samping. Bukan tanpa alasan teras tersebut berada di bagian tersebut, karena area teras didesain langsung menghadap area bantaran sungai dengan rimbun pepohonan yang begitu asri. Bahkan area teras rumah mengaplikasikan dinding kaca sehingga tidak menghalangi view yang didapatkan. Sebuah sofa set modern bernuansa kecoklatan nampak tertata rapi tepat di tengah area teras sebagai tempat untuk bersantai maupun menerima tamu. Pada sisi samping teras terdapat sebuah kolam ikan berukuran kecil lengkap dengan tanaman hias serta suara gemericik air yang semakin memperkuat unsur alami nan syahdu. Pada sudut lain di samping area teras terdapat sebuah bangunan kecil, kandang dari Garnett, anjing kesayangan pemilik rumah berjenis Siberian Husky.

    Suasana interior minimalis modern sudah terasa sejak di ruang keluarga rumah yang telah ditempati selama kurang lebih 1 tahun tersebut. Pemilihan furnitur bergaya simpel modern dengan nuansa coklat dan cream tampak serasi dengan dinding bernuansa putih nan lembut. Pada dinding ditambahkan hiasan berupa road bike yang ditempel pada wall bracket semakin mempercantik dekorasi interior sekaligus menegaskan hobi dari pemilik rumah tersebut. Meskipun ruang keluarga terbilang tidak terlalu luas, namun Dio mencoba membuatnya tampak terlihat menarik dengan penggunaan cabinets table serta rak kaca tempat menaruh beberapa koleksi sepatu bola miliknya. Pada salah satu sisi ruangan terdapat sebuah cabinets kayu berwarna coklat natural digunakan sebagai tempat menaruh berbagai pernak-pernik hiasan, dimana pada sisi atasnya terdapat sebuah televisi layar datar sebagai sarana entertainment ruang keluarga. Aksen kayu juga nampak pada sisi plafon berbentuk panel-panel yang memberikan kesan hangat ruangan tersebut. Pada sudut lain area ruang keluarga, terdapat area meja makan yang mempunyai kontur lebih rendah dibandingkan dengan area lain. Ruang makan tersebut nampak begitu menarik dengan aplikasi pintu kaca berukuran besar pada kedua sisi dindingnya sehingga memiliki akses view langsung menuju area outdoor.

    Beranjak dari area lantai bawah, terdapat sebuah akses tangga menuju lantai atas dengan material kaca yang diaplikasikan pada sisi railing sehingga memberikan kesan luas dan lega pada ruangan. Pada area lantai atas rumah yang memakan waktu 1,5 tahun dalam masa pembangunannya tersebut lebih difungsikan sebagai area beristirahat dimana terdapat kamar tidur utama. Memasuki kamar tidur utama, perpaduan konsep klasik dan modern menghasilkan dekorasi kamar tidur yang terkesan nyaman dan mewah. Sebuah ranjang tidur bergaya klasik berpadu dengan furnitur lain bergaya modern seperti rak pernak-pernik yang terkesan simpel. Kamar tidur utama tersebut juga dilengkapi bathroom dengan fasilitas modern seperti shower dan bathup sebagai penunjang kenyamanan di dalamnya. “Kalau lantai atas ini sebenarnya lebih private karena difungsikan sebagai area kamar tidur. Maksudnya agar suasananya lebih tenang karena aktifitas difokuskan di lantai bawah. Ya karena kamar tidur ini sebagai tempat beristirahat, jadi saya buat senyaman mungkin. Untuk lantai paling atas saya fungsikan sebagai kantor,” pungkas Dio. Jati – red

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain